Update! June 2014

Minggu, 01 Juni 2014

Lock Off – Fuck The System


Ininih band punk baru asal Jakarta, yang isinya personil dari Satellite, Zudas Krust, First Blood, Pecah Kepala. Baru saja mereka merilis EP yang diberi judul “ Fuck The System ” dari judulnya kalian pasti sudah bisa menebak apa yang akan diutarakan oleh Lock Off mengenai liriknya. Yups, lirik Lock Off tidak jauh dari kekesalan mereka terhadap sistem negara ini, seperti track “ Box Of Lies ” tentang pemilu yang nantinya akan membawakan pemerintahan negara ini ke keadaan yang sama saja. Dan masih banyak lagi yang mereka utarakan di dalam EP ini.

Fuck The System dirilis oleh Doombringer Records, Untuk cover menurut saya menarik perpaduan antara coklat dan hitam yang menarik lagi tapenya di pylox warna warni, tapi bagi kami penataan lirik yang acak acakan jadi susah di baca ( tapi gapapa namanya juga punk mah bebas  hahaha – red ) Lock Off banyak terpengaruh dari Kaaos,The Varukers,Disorder. 


Berantak – Feed The Monkey


Berantak adalah band hardcore/punk asal Yogyakarta, yang cukup selalu menarik disetiap aksi panggungnya. Seperti kemarin kami melihat, mereka menulis sebuah puisi dan mereka bacakan dan di kombinasikan musik hc/punk dan hasilnya BOOM! Fantastis! Sebuah curhatan sang vokalis tentang Meja dan di sangkut pautkan dengan politik di Indonesia cukup menendang pikiran para pendengar mereka di pit. Ohiya terkadang mereka tidak hanya menggunakan instrumen format band, terkadang mereka menambahkan sendiri seperti gitar akustik,dan suling.

Band yang di gawangi oleh Desmond dan Herjun serta dibantu teman-teman dari Sanjak Ananta ini akhirnya menetaskan sebuah album bertajuk “ Feed The Monkey ” sebelumnya kami mendengar berantak hanya dari demo soundcloud saja. Nuansa 80’s seperti Minor Threat,Negative Fx di balut dengan vokal dan lirik yang tegas membuat EP ini cukup membuat kami takjub. 
 
Bayangkan baru pertama membuka cover saja kami sudah di beri penjelasan kenapa dinamakan “ Feed The Monkey ” semua lagu disini memang kebanyakan ditujukan untuk politik pemerintahan di Indonesia ini. Sang vokalis memang cukup berani untuk mengkritik negara dengan sebuah lirik dan lagu.  Tapi sayang sekali lirik tidak ditulis dan di jelaskan didalamnya, mungkin bagi yang ingin menulusuri lebih jauh tentang liriknya bisa di mintakan lewat Berantak langsung. Berisikan 10 track dirilis dalam format kaset tape oleh Tarung Records, artwork dikerjakan oleh Donny(Negative Force).  



Straight Forward – True Nature Of The Vice




Straight Forward, band hardcore asal kota Merlion,Singapore ini sebelumnya membocorkan teaser tentang album baru mereka yang sebelumnya pernah kami unggah di situs kami. Entah kenapa kami sangat tertarik dengan band ini, walaupun agak menyimpang dari rilisan rilisan kami. Band yang terpengaruh oleh Trapped Under Ice,Backtrack,Cruel Hand,Final Attack ini belum lama mengeluarkan album baru bertajuk “ True Nature Of The Vice ”.


Sebelumnya Straight Forward sudah mengantongi Demo 2009 dan EP Falsehood 2011, dan di album baru mereka ini tidak berbeda jauh dari EP Falsehood, mungkin cuman berbeda dibagian mixing saja menurut kami kali ini cukup lebih bright. 11 track yang cukup galak mereka bawakan di album “ True Nature Of The Vice ” banyak sekali lirik lirik yang harus cukup di mengerti karena sang vokalis benar benar cerdas memahami apa yang sering terjadi di realita, track seperti  “ Street Lights “ yang menceritakan tentang kehidupan diantara kebaikan dan kejahatan dan track “ TNOTV ” bercerita tentang seseorang yang terlahir dan tidak pernah dihargai dan sifat sebenarnya dari dirinya yang terus memaksa mencari hak yang sebenarnya tetapi selalu dibatasi oleh aturan. 
Dan masih banyak lagi track yang wajib kalian dengarkan dan kalian mengerti, masalah materi lagu di album baru mereka saat ini cukup cerdas mengkombinasikan part gitar,ketukan drum, letak vokal yang cukup pas dan tidak membonsankan seperti kebanyakan band akhir akhir ini.



Straight Forward sering melakukan aksi panggungnya di Indonesia, belum lama ini mereka beraksi di panggung Crooz di Jakarta dan dikota asalnya mereka pun sering menjadi Opening Act, seperti Youth Of Today, Brutality Will Prevail,50 lions, dan beruntungnya mereka bisa promo album bersama 50lions di beberapa negara lewat Event Organizer dan juga Merchandise yaitu HOLDINGTRUE . Walaupun berbeda negara, mereka cukup berhubungan baik dengan band Indonesia dan label records di Indonesia. Hingga pada akhirnya Samstrong merilis album “ True Nature Of The Vice ” sebanyak 150 keping dicetak dalam CD digipack yang cukup menarik dan baru saja mereka merilis dalam format kaset tape.


Favorite Track : Blood Boils

 




 


FLITS – Lost Control



Flits salah satu band hardcore/punk asal Padang,Sumatra Barat yang membawa kami mendengarkan kembali album Ceremony – Violence Violence . Setelah mengeluarkan album bertajuk “ Zoo ” bagi kami Ceremony seperti sudah kehilangan akar lamanya. 

Ya, Flits mungkin salah satu band Sumatra yang sangat terinspirasi sekali dengan Ceremony. Sebelumnya kami melihat mereka aksi mereka meng-cover salah satu lagu dari Ceremony bertajuk “Kersed” membuat kami rasanya ingin ambil bagian di panggung tersebut.

Flits beranggotakan 5 orang yang lingkupnya tidak jauh jauh dari band Padang seperti Crushxch,Dark Circle,Trance. Di dalam EP ‘ Lost Control ’ lirik yang dituliskan tidak jauh dari kehidupan yang mereka hadapi, tentang pikiran, ujian mata pelajaran, rasa balas dendam, dan keadaan akhir bumi ini. 
Cukup unik sang vokalis pun tidak menulis lirik tentang hanya kehidupan semata, bahkan curhatan seperti di dalam Track ‘  Formula Make Me Confuse ’ contohnya sang vokalis menulis tentang bahwasanya rumus dalam mata pelajaran matematika/fisika itu sangat membuat pusing. Kombinasi riff gitar,dan drum tempo yang cukup unik dan cepat dibalut suara vokal yang nyeleneh mereka warnai disetiap track.

Hasil melobi kami untuk merilis EP ‘ Lost Control ’ akhirnya disetujui oleh Flits. Dan akhirnya kami merilis EP ini dalam kuantitas yang sangat sedikit dalam pressing pertama sebanyak 50 kaset tape, berisikan 8 track karangan sendiri dan 2track cover dari Ceremony. Artwork dibuat oleh vokalis dari Crushxch.


Favorite Track: War and Blood

Facebook: Flits
Bandcamp: Flits